
Pada siang yang awalnya tampak biasa di Dukuh Pilangrejo, Desa Wonorejo, Kecamatan Kedawung, Kabupaten Sragen, sebuah tragedi mendadak mengguncang warga setempat. Sebuah mesin kompresor pengisian angin tiba-tiba meledak saat digunakan di sebuah bengkel tambal ban pinggir jalan raya Sragen-Batujamus.
Korban, yang kemudian diidentifikasi sebagai Sugiyanto (42), warga Desa Bendungan, Kecamatan Kedawung, sedang menunggu proses pengisian tekanan angin untuk ban truknya ketika ledakan terjadi. Tabung kompresor yang berumur uzur diduga menjadi penyebab utama. Tutup tabung terlontar dan menghantam korban, menyebabkan luka parah di bagian punggung, tangan dan kepala. Dunia yang semula tenang mendadak berubah mencekam ketika suara gemuruh memecah udara dan warga pun segera mengepung lokasi.
“Saya kira suara itu dari kecelakaan lalu-lintas, tapi begitu datang ke tempat saya terperangah melihat satu orang tergeletak di lantai bengkel,” ujar salah seorang saksi warga. Tubuh Sugiyanto akhirnya dibawa ke RS setempat, namun nyawanya tak tertolong.
Pihak kepolisian setempat menyebut, lokasi kejadian telah dipasang garis polisi dan proses penyelidikan sedang berlangsung untuk memastikan apakah faktor pemeliharaan mesin ataupun kelalaian manusia turut menjadi penyebab. “Lokasi telah diamankan, kami sedang menyelidiki usia tabung serta asumsi teknis lainnya,” kata Kasubag Humas Polres Sragen.
Bagi warga Kedawung dan sekitarnya, kejadian ini menjadi pengingat pentingnya pemeriksaan berkala peralatan berat di bengkel-bengkel tambal ban. Kejadian yang mencabut satu nyawa itu menandakan betapa bahaya bisa muncul tiba-tiba dari aktivitas sehari-hari yang tampak biasa.