“Alami Penyiraman Minyak Panas, Pemuda Sragen Dikeroyok Karena ‘Atribut Silat’”

Seorang pemuda berinisial A (26) asal Kecamatan Sukodono, Kabupaten Sragen, menjadi korban pengeroyokan brutal di sebuah warung makan di Dukuh Genengan, Desa Karanganom, selepas menghadiri acara pengesahan anggota perguruan silat.
Kejadian bermula pada Minggu dini hari (6/7/2025) sekitar pukul 03.30 WIB, saat korban tengah makan bersama istrinya. Tiba-tiba, sekelompok pemuda bertudung kepala menghampiri dan menyerangnya tanpa peringatan.
Korban tak hanya dipukul dan ditendang, tetapi juga disiram minyak goreng panas saat berusaha menyelamatkan diri — luka lebam di punggung, memar di perut, dan lecet di kaki menjadi bukti kekerasan yang dialaminya.
Menurut pengakuan pihak kepolisian, motif serangan tersebut diduga kuat terkait atribut perguruan silat yang dikenakan korban. Insiden ini menyoroti potensi konflik antar kelompok dalam masyarakat yang bisa meletus hanya karena perbedaan simbol atau identitas.
Saat ini, tiga pelaku telah diamankan dan satu lainnya masih dalam pengejaran. Pihak kepolisian menegaskan akan bertindak tegas agar kejadian serupa tak terulang dan keamanan warga tetap terjaga.