
SRAGEN Asri News, Kamis 30 Oktober 2025 – Kisah tragis yang merenggut nyawa satu keluarga utuh di Sragen menemui titik terang. Setelah sempat menghilang dalam kegelapan malam, pelarian Risnadi (38), terduga pelaku tabrak lari maut, akhirnya dihentikan polisi. Ia ditangkap pada Selasa (28/10/2025) dini hari di Surakarta, mengakhiri buronan yang memicu kemarahan publik.
Tragedi mengerikan itu terjadi pada Senin (27/10/2025) malam di Jalan Gedongan–Pungsari, Plupuh. Dalam sekejap, empat nyawa melayang: Ayah Saiful Anwar (32), Ibu Unik Yuwanti (29), dan dua putri kecil mereka, Alikha Nafisha Anwar (11) dan Amira Syarifatil Anwar (5), warga Jengglong. Keluarga kecil itu tewas mengenaskan setelah sepeda motor yang mereka kendarai terbentur keras oleh mobil Mitsubishi L300 yang dikemudikan Risnadi, sesaat setelah motor korban tergelincir karena melindas lumpur.
Bukannya berhenti dan bertanggung jawab, pengemudi pikap itu justru memilih melarikan diri, meninggalkan empat korban terkapar tak berdaya di jalanan.
Namun, kejahatan tidak pernah sempurna. Satlantas dan Resmob Polres Sragen bekerja tanpa lelah. Bermodal analisis rekaman CCTV di sekitar lokasi yang menangkap ciri-ciri mobil L300, serta pelacakan nomor telepon terduga pelaku, tim gabungan berhasil mengendus persembunyian Risnadi di rumah istrinya, wilayah Pasar Kliwon, Surakarta.
Pukul 02.30 WIB, sang pelaku ditangkap. Dengan penangkapan ini, Polres Sragen menegaskan bahwa hukum akan selalu mencari keadilan bagi korban yang tak bersalah. Mobil L300 bernomor polisi AD 8205 DE yang menjadi saksi bisu kejahatan tersebut juga diamankan sebagai barang bukti. Keadilan, yang sempat kabur, kini berhasil digenggam kembali.