
SRAGEN Asri News – Sebuah insiden mengerikan kembali mencoreng aspal Jalan Raya Ngawi–Mantingan KM 33–34, jalur padat yang dikenal mematikan. Joko Julianto, warga Kecamatan Sambungmacan, Sragen, harus meregang nyawa dalam kecelakaan beruntun yang tragis.
Peristiwa nahas itu terjadi pada Rabu (29/10/2025) sore, melibatkan total tiga kendaraan: sebuah truk Isuzu Fuso, sepeda motor Honda Vario yang dikendarai korban, dan Honda Supra Fit.
NARASI DRAMATIS: Kecelakaan bermula dari sebuah kelalaian kecil yang berakibat fatal. Saat Joko Julianto melaju dengan Honda Vario-nya, sebuah Honda Supra Fit tiba-tiba berusaha berbelok, menyenggol bagian depan Vario Joko. Benturan ringan itu memicu kengerian yang tak terbayangkan.
“Pengendara Vario terpental ke kanan,” ungkap Kasatlantas Polres Ngawi.
Tepat di saat Joko terpental tanpa daya ke lajur berlawanan, sebuah truk Isuzu Fuso melaju kencang dari arah berlawanan. Tak terhindarkan, benturan keras menghantam tubuh Joko Julianto. Ia mengalami luka berat dan dinyatakan meninggal dunia seketika di lokasi kejadian (TKP).
Kecelakaan beruntun ini bukan hanya menyebabkan korban jiwa, tetapi juga sempat melumpuhkan arus lalu lintas Ngawi–Mantingan. Jenazah korban telah dievakuasi ke RSUD dr. Soeroto Ngawi. Tragedi ini menjadi peringatan keras bagi para pengendara di jalur padat, bahwa sedikit saja kelalaian bisa berujung pada hilangnya nyawa.