SRAGEN – Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Sragen secara konsisten memperkuat implementasi program humanis “Polantas Menyapa”. Di Satpas (Satuan Penyelenggara Administrasi SIM), petugas Duta Pelayanan SIM kini dioptimalkan perannya sebagai agen problem solving, yaitu petugas yang sigap memberikan solusi dan pendampingan langsung untuk setiap kendala yang dihadapi pemohon.
Fokus utama kegiatan ini adalah menghapus stigma rumit dan berbelit dalam pengurusan SIM. Petugas hadir untuk menjembatani kesulitan, mulai dari kekurangan persyaratan administrasi, keraguan dalam menghadapi ujian, hingga kebingungan alur prosedur.
Dengan senyum dan sikap proaktif, Duta Pelayanan SIM berkeliling di area Satpas, mendekati pemohon yang tampak bingung atau menghadapi hambatan. Mereka tidak hanya mengarahkan, tetapi juga memberikan solusi praktis. Contohnya, jika pemohon lupa membawa fotokopi KTP, petugas akan mengarahkan ke lokasi fotokopi terdekat dan mendampingi kembali ke loket. Jika ada kendala teknis, petugas memastikan pemohon mendapatkan penjelasan tuntas.
“Setiap pemohon berhak mendapatkan layanan terbaik dan kepastian. Kami tidak ingin ada kendala kecil yang dimanfaatkan oleh calo. Petugas kami adalah ‘Duta Solusi’ yang memastikan masyarakat dapat mengurus SIM secara mandiri,” tegas Kasat Lantas Polres Sragen, melalui pesan yang disampaikan petugas.
Melalui interaksi yang personal dan penuh empati, program “Polantas Menyapa” telah berhasil mengubah pengalaman masyarakat di Satpas. Polisi hadir sebagai sahabat yang memberikan solusi, bukan sekadar penegak aturan, memastikan setiap pemohon meninggalkan Satpas dengan SIM di tangan dan membawa kesan pelayanan yang humanis.