“Ketahuan di Sragen: ‘Minyakita’ Palsu Beredar dengan Label Tempelan!”

SRAGEN – Warga Kabupaten Sragen dihebohkan oleh temuan menggemparkan: produk minyak goreng bersubsidi “Minyakita” yang ternyata palsu telah ditemukan beredar di pasar lokal. ANTARA News Jateng+2detikfinance+2

Kementerian Perdagangan (Kemendag) melalui tim pengawasnya mengamankan ribuan liter minyak goreng tiruan dari sistem distribusi. Produk tersebut diberi merek “Minyak Kita” dan dipasangi label tempelan — sangat mirip tampilan asli, namun bahan dan kondisi produksi masih diselidiki. Forum Keadilan+1

Salah satu ciri mencolok: harga yang dijual mencapai sekitar Rp 16.000 per liter, padahal harga eceran tertinggi untuk minyak “Minyakita” resmi hanya Rp 14.000. Lokasi pengemasan juga diduga berasal dari industri rumahan yang memanipulasi kemasan untuk mengecoh konsumen. bangka.sonora.id+1

Direktur Jenderal Perlindungan Konsumen dan Tertib Niaga Kemendag menyatakan bahwa modus seperti ini bukan hanya merugikan konsumen — tetapi juga melanggar hukum pangan dan perlindungan konsumen. “Masyarakat harus lebih jeli dan waspada,” ungkapnya. detikcom+1

Kejadian ini menjadi peringatan penting: di saat kebutuhan pokok seperti minyak goreng tengah naik permintaan, konsumen harus cerdik dan hati-hati memilih produk. Perhatikan ciri kemasan, merek, label harga, dan segel resmi sebelum membeli.