
SRAGEN — Hujan deras yang dibarengi angin kencang menghentak di Kabupaten Sragen pada Selasa sore (28/2/2023). Dalam tempo singkat, batang-batang besar tumbang di 10 titik lokasi yang berbeda, dan sebuah baliho besar milik Bazis roboh menghantam trotoar.
Peristiwa terjadi sekitar pukul 16.45 WIB, ketika angin menggulung dari selatan ke utara dengan volume yang cukup menakutkan. Tidak hanya hujan lebat, tetapi petir dan hembusan angin menyulut suasana panik di beberapa kecamatan seperti Ngrampal, Karangmalang dan Sragen Kota.
Kepala Bidang Logistik dan Penanganan Bencana dari BPBD Kabupaten Sragen, Giyanto, menyampaikan bahwa meski tanpa korban jiwa maupun luka serius, kebingungan sempat melanda warga dan relawan karena kecepatan kejadian. “Alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun luka, hingga pukul 18.00 WIB situasi sudah mulai terkondisi,” ujarnya.
Relawan dan warga segera bergerak melakukan evakuasi dan pembersihan jalan agar aktivitas masyarakat kembali normal sebelum malam. Kejadian ini menjadi pengingat bahwa cuaca ekstrem bisa datang mendadak — kesiapan warga dan tanggap bencana lingkungan sangat diperlukan.