“Pabrik di Sragen Terbakar: Panik Melanda Saat Puluhan Karyawan Terpaksa Berhamburan”

Sragen — Suasana mendadak hening, berganti menjadi panik dalam sekejap, ketika api menyambar di sebuah pabrik milik PT Sapi Gunung yang terletak di tepi Jalan Raya Solo-Sragen Km 22, Dukuh Mojobayi, Desa Purwosuman, Kecamatan Sidoharjo. Kejadian terjadi pada Sabtu pagi, sekitar pukul 08.35 WIB.

Seorang pegawai yang berada di dalam gudang sempat melihat percikan api dari kabel yang menggantung dekat bagian produksi kain tenun. Dalam hitungan detik, kobaran meluas. “Saya lihat api dari kabel, kemudian suara keras, kami semua karyawan langsung berhamburan,” ungkap saksi di lokasi kejadian.

Tak hanya sekadar api, kepanikan pun menyebar cepat. Puluhan pekerja terpaksa meninggalkan meja kerja mereka dan berlari ke area terbuka untuk menyelamatkan diri. Meski tidak ada korban jiwa, dampak emosional tampak jelas: wajah para karyawan pucat, napas terengah-engah, dan tatapan kosong di antara kepulan asap.

Tim pemadam kebakaran dari ­Satpol PP Sragen tiba dan segera melakukan upaya penanganan. Berkat kerja cepat, kobaran berhasil dijinakkan sebelum meluas ke bangunan lain. Namun, operasi produksi pabrik terpaksa dihentikan sementara hingga evaluasi keselamatan selesai dilakukan.

Kejadian ini menjadi pengingat keras bahwa pengawasan terhadap instalasi listrik dan pemeliharaan mesin serta kabel di lingkungan industri tak boleh diabaikan. Sebab, dalam sekejap rutinitas bisa berubah menjadi bencana — dan dari situ, muncul harga yang tak ternilai: rasa aman pekerja dan ketenangan warga sekitar.