“Sragen Melaju ke Era Digital: High Level Meeting Bukakan Pintu Elektronifikasi”

SRAGEN – Di sebuah aula yang dipenuhi antisipasi, Pemerintah Kabupaten Sragen (Pemkab Sragen) menyelenggarakan “High Level Meeting” (HLM) pada Kamis, 23 Februari 2023, guna memperluas transformasi digitalisasi dan elektronifikasi layanan publik di Kabupaten Sragen.

Acara ini menjadi yang pertama di wilayah Solo Raya tahun ini, menggandeng Bank Indonesia Perwakilan Surakarta, Bank Jateng Cabang Sragen, Otoritas Jasa Keuangan Surakarta, serta tim percepatan digitalisasi daerah TP2DD Sragen.

Dalam sambutannya, perwakilan Bank Indonesia mengungkap bahwa penggunaan QRIS di kabupaten ini melonjak 183,54 % pada Januari 2023 dibandingkan tahun sebelumnya, menandai kesiapan masyarakat untuk bertransaksi secara digital.

Pemkab Sragen juga menegaskan bahwa elektronifikasi bukan sekadar tren teknologi, melainkan bagian dari reformasi pelayanan publik: mulai dari pembayaran pajak dan retribusi, layanan PDAM, hingga ke tingkat desa. “Transaksi nontunai harus mudah, murah, dan aman bagi masyarakat,” tegas Wakil Bupati Sragen.

Meski progres telah terlihat, tantangan masih terbentang: literasi digital masyarakat perlu ditingkatkan, serta penerapan di seluruh OPD dan desa-desa harus diperkuat. “Kita punya inovasi seperti Robot Virtual Penagih Pajak yang masuk 5 besar IGA 2022, namun ini baru sebagian dari gambaran besar,” ujar Kepala BPKPD Sragen.

Dengan momentum ini, Sragen bergerak menuju visi “kabupaten cerdas” di mana layanan publik semakin responsif, berbasis data dan digital, serta manusia-sentris. Era baru pelayanan telah dibuka — dan harapan besar diletakkan pada partisipasi semua pihak agar transformasi ini benar-benar dirasakan oleh setiap warga.